Rapat Kerja Komisi D Dengan PERSILATAMA dan DISPORA

Kategori : Pemerintahan Selasa, 18 Juni 2019

Kamis, 13 Juni 2019. Pasca cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Komisi D DPRK Aceh Tengah langsung mengadakan rapat kerja dengan mitra kerja membahas tentang: PERSILATAMA (Persatuan Sepak Bola Indonesia Lut Tawar Utama). Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan kepengurusan dari PERSILATAMA, Mitra Kerja Komisi D yakni DISPORA yang di wakili oleh Kepala Bidang Olah Raga, yang di dampingi oleh Kasi dan Asisten I (Satu). Sedangkan dari pihak legislatif di wakili oleh ketua Komisi D Salman, ST yang di dampingi oleh anggota Komisi D yaitu Muhamad Syahrul.

Sebelum memulai rapat tersebut ketua Komisi D DPRK Aceh Tengah memohon maaf lahir dan batin karena rapat kerja tersebut dilaksanakan masih dalam momen lebaran Idul Fitri.

“Pertama sekali kami dari komisi D, karena ini masih dalam bulan Syawal masih dalam momen Hari Raya Idul Fitri, Kami dari Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”.

Selanjutnya Ketua Komisi D Salman ST menjelaskan perihal yang terjadi saat ini yang sedang di hadapi PERSILATAMA merupakan masalah urgen dan harus segera di selesaikan oleh semua pihak terkait. Sesuai informasi yang di dapat jika PERSILATAMA tidak ambil bagian dalam kompetisi atau turnamen sebanyak tiga kali berturut-turut maka klub tersebut akan di Bekukan!.

“jika PERSILATAMA tidak ambil bagian disana sehingga secara ketentuan, apa bila klub tersebut tidak mengikuti tiga kali secara berturut-turut dalam kompetisi maka klub tersebut akan di bekukan! Jadi pada prinsipnya ini bisa kita katakan sudah kritis, dalam artian jika kita tidak men-suport maka klub tersebut dalam sendirinya akan hilang” Ujar Salman ST.

Selanjutnya Ketua Komisi D meminta penjelasan dari DISPORA mengenai kesiapan anggaran untuk mensuport kegiatan tersebut.

“sedikit kami perlu gambaran ataupun pendapat dari DISPORA pertama sekali yang membidangi keolahragaan karena kita ketahui bersama untuk mengetahui kompetisi tersebut kita memerlukan anggaran yang lumayan besar, jadi kalau kita berkerja sama maka saya yakin kita akan mampu menanggulanginya secara bersama”.

DISPORA dan Asisten I mengapresiasi langkah yang di lakukan PERSILATAMA dalam memajukan persepakbolaan Aceh Tengah, dalam kesempatan yang sama Asisten I juga memberikan masukan kepada perwakilan PERSILATAMA agar sebelumnya melakukan diskusi terlebih dahulu dengan pihak-pihak seperti PSSI, KONI dan DISPORA agar permasalahan tersebut dapat tertangani dengan baik dan secara menyeluruh.

 

Asisten I menambahkan masalah anggaran akan didiskusikan lebih lanjut antara PERSILATAMA dan DISPORAN yang memang membidangi masalah tersebut karena menurut Asisten I, pada DISPORA terdapat Dana Pemasaran Olah Raga, jadi perlu menelaah lebih lanjut berapa anggaran yang di perlukan oleh PERSILATAMA dan berapa anggaran yang tersedia.

“jadi selanjutnya saya mengajak PERSILATAMA untuk diskusi lebih lanjut mengenai kebutuhan biaya dengan DISPORA karena di sana ada namanya Dana Pemasaran Olah Raga, karena kita juga perlu melihat berapa dana yang di butuhkan dengan dana yang tersedia”.

Diskusi selanjutnya akan di jadwalkan ulang untuk merincikan biaya kebutuhan untuk PERSILATAMA dalam mengikuti kompetisi yang di adakan pada 01 Agustus 2019 Mendatang.

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32